Kamis, 27 Mei 2010

TUGAS BAHASA INDONESIA SOFT SKILL

Tugas Bahasa Indonesia (Soft Skill)

1. Tetapkan kalimat-kalimat mana merupakan proposisi, mana yang tidak:
a. Kebanyakan anak-anak lebih condong untuk memilih karier yang sama dengan karier orang tua mereka.
• Proposisi: Merupakan kalimat proposisi tidak nyata, karena kalimat ini terdapat pendapat seseorang.
b. Saya memcoba menginsafkan mereka supaya tidak berpendirian sepecik itu.
• Tidak Proposisi: Karena kalimat ini merupakan kalimat keinginan.
c. Ditinjau dari keadaan geografis dan dunia keuangan, maka Concorde akan lebih ideal dan lebih bermanfaat untuk melintasi Samudra Atlantik Utara.
• Proposisi: Merupakan kalimat proposisi nyata, karena kalimat ini dapat dibuktikan kebenarannya.
d. Panggilah orang itu untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.
• Tidak Proposisi: Karena kalimat ini terdapat kalimat perintah.
e. Bila kapal terbang mencapai kecepatan 1060 km perjam, maka gelombang-gelombang yang dihasilkan oleh motor tepat mengenai cepat rambat bunyi dan tidak menjahui pesawat karena cepat rambatnya sama dengan kecepatan kapal terbang.
• Proposisi: Merupakan kalimat proposisi nyata, karena kalimat ini dapat dibuktikan kebenarannya.
f. Mudah-mudah mereka semua sampai dengan selamat di tempat tujuan.
• Tidak Proposisi: Karena kalimat ini terdapat kalimat harapan.
g. Siapa yang bertanggungjawab atas semua kekacauan ini?
• Tidak Proposisi: Karena kalimat ini terdapat kalimat Tanya.
h. Marilah kita menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai pembuka acara pagi ini.
• Tidak Proposisi: Karena kalimat ini terdapat kalimat perintah.
i. Kesimpulan-kesimpulan mengenai masa depan manusia demikian suramnya sehingga dapat dikatakan bahwa ramalan-ramalan hari kiamat itu tidak dapat dielakan lagi.
• Proposisi: Merupakan kalimat proposisi tidak nyata, karena kalimat ini merupakan kalimat kesimpulan.
j. Biarlah mereka menyelesaikan pekerjaan itu sementara kita istirahat di bawah pohon yang rindang itu.
• Tidak Proposisi: Karena kalimat ini terdapat kalimat perintah.


k. Mereka akan tiba sore ini jam 17.30 di pelabuhan udara internasional Halim Perdana Kusuma.
• Proposisi: Merupakan kalimat proposisi nyata, karena kalimat ini dapat dibuktikan kebenarannya.
l. Mudah-mudahan mereka tiba besok pagi.
• Tidak proposisi: Karena kalimat ini terdapat kalimat harapan.

2. Tunjukkan yang mana dari proposisi berikut yang Saudara anggap mengandung inferensi dan mana yang mengandung impilikasi.
a. Hari ini matahari bersinar terang bederang sejak pagi.
• Implikasi.
b. Cara perawatan kesehatan Pegawai Negeri yang berlaku di Jakarta dewasa ini menyebabkan banyak dosen(juga pegawai negeri yang lain) tidak menjalankan tugasnya, karena setiap kali harus pergi ke puskesmas pada jam-jam kerja untuk berobat.
• Inferensi.
c. Pemerintah akan membicarakan jaminan kerja dan upah yang layak bagi semua orang.
• Inferensi.
d. Alat pengukur panas di Kemayoran memperlihatkan angkan tiga puluh lima derajat celcius.
• Implikasi.
e. Semua makanan yang dihidangkan itu habis dimakannya.
• Implikasi.
f. Anak itu harus dipersalahkan karena ia yang lebih dahulu mengganggu kawannya.
• Inferensi.

Senin, 03 Mei 2010

Jadilah Pendengar yang Baik

Mendengar berarti menyimak apa yang sedang disampaikan. Mendengar dengan baik hanya dapat dilakukan dengan mata dan hati dan bukan dengan telinga saja. Dalam mendengarkan, kita harus memperlihatkan sikap bahwa kita benar-benar berminat untuk mendengarkan apa yang sedang disampaikan oleh lawan bicara kita. Orang yang menguasai ini akan menjadi komunikator yang handal.
Jangan kita menyelipkan pendapat kita pada waktu kita sedang mendengarkan lawan bicara kitaberbicara karena dapat saja lawan bicara kita akan menutup diri dan kita tidak mendapat bagian yang penting dari tujuan komunikasi kita.
Jika kita ingin menjadi pendengar yang baik, maka kita harus menutup mulut kita dan memasang telinga kita.

Gembira

Senyum adalah bahasa universal. Senyum dapat dimengerti oleh siapa saja di muka bumi ini dan tidak akan membuat siapapun marah atau sakit hati. Mengapa kita tidak mempergunakannya? Kita hanya memerlukan 26 otot di muka kita kalau kita tersenyum, dibandingkan dengan 62 otot yang bergerak kalau kita sedang marah.
Jangan sia-siakan kesempatan untuk menunjukkan sikap gembira dalam hidup kita. Anda akan takjub pada hasil yang akan diperoleh. Monalisa pun membuat banyak orang penasaran karena senyumnya yang misterius.
"Joy is an essential ingredient of leadership. Leader are obligated to provide it." Gembira adalah bumbu kepemimpinan. Pemimpin harus menyediakan bumbu tersebut dalam kepemimpinannya. Tertawa adalah salah satu obat yang paling efektif yang dianugerahkan Tuha kepada manusia. Bahka kita bisa awet muda dengan banyak tertawa.

Gairah

Sikap bergairah adalah salah satu sikap yang penting. Kita tidak boleh cepat berputus-asa kalau menghadapi halangan. Orang yang kehilangan gairah akan kehilangan segala-galanya. Seorang pasien yang tidak bergairah menghadapi sakitnya, akan segera meninggal dunia.
Ada sebuah kisah nyata dari seorang pasien yang menderita kanker payudara dan telah divonis dokter, hidupnya tinggal 6 bulan lagi. Namun "Ia tetap bergairah dalam hidup". Dalam sisa hidupnya, ia pergi mengunjungi semua orang yang sakit kanker dan memberikan penghiburan. Ia tidak memikirkan penyakit kankernya sendiri. Alhasil, Tuhan menambahkan umurnya selama 4 tahun dan pada hari penguburannya, sekitar seribu penderita kanker datang melayat karena merasa dihibur oleh penderita kanker yang terus bergairah menolong orang. Sikap bergairah sangat penting walaupun kadangkala harapan belum terlihat.

Cinta Tak Akan Sama

Cipt: Soogali

Di dalam hatiku
tersimpan rasa cinta
Cintaku yang hanya
hanya kepadamu

Maafkan aku
terlalu indah kenangan mu bersama dirinya
Selalu ku coba
menjaga rasa yang telah kita jalani bersama

Walau ku tahu
ku takkan bisa
Inilah aku cintaku

Ku hanya ingin bersamamu
kau pun tahu itu
Mengertilah kasih
Cinta tak akan sama

Ku hanya ingin bersamamu
kan ku berikan segalanya
Karena ku hanya ingin kau bahagia

Takkan Terganti

Cipt: Soogali

Merasuk ke dalam mimpiku
tentang indah dirimu kasih
Tebarkan pesona cinta kita

Senyum manis bibirmu
membuatku selalu rindu, kasih
Tebarkan gelora jiwa

Tak terbayangkan dirimu dengan dirinya
menari indah tinggalkan diriku

Takkan terganti cintaku padamu
Hingga dunia ini kan berhenti berputar
Ku tahu cintamu telah berlabuh kepadanya

Sejauh apapun itu
ku kan selalu menunggu
dirimu, kekasihku

Minggu, 02 Mei 2010

Sikap Dapat Dirubah

Kita sering bertanya, apakah kita dapat mengubah sikap orang. Jawabannya "tidak", tetapi yang jelas kita dapat mengubah sikap kita sendiri. Melalui pengembangan diri, sikap dapat dirubah. Kalau kita mengetahui betapa pentingnya sikap dalam mencapai keberhasilan, tentu kita tidak mau menyia-nyiakan dan mengadakan perubahan dalam diri kita. Perubahan itu tidak dapat dilakukan oleh orang lain, kecuali oleh diri kita sendiri.
Sama seperti kita belajar olahraga, pelatih hanya dapat memberikan cara atau instruksi yang benar. Kalau kita tidak mau mendengarkannya, maka tidak akan ada kemajuan dalam keahlian kita. Perubahan harus dilakukan melalui kemauan dalam diri kita. Apa yang ada dibelakang kita dan apa yang ada di depan kita merupakan persoalan kecil kalau dibandingkan dengan apa yang ada di dalam diri kita.
Banyak pelatihan kepemimpinan mengajarkan agar kita menanamkan sikap I Can (saya bisa), I Will (saya mau).