Minggu, 23 Januari 2011
Middleware Telematika
Beberapa fungsi dari Middleware adalah:
1. Membuat sebuah aplikasi yang dapat dioperasikan di berbagai sistem operasi serta komputer yang bebeda.
2. Mengisi ruang kosong yang ada diantara sistem operasi dan aplikasi.
Elemen yang ada pada Middleware adalah pengelolaan sumber daya, layanan informasi, keamanan, serta pengelolaan data.
Manfaat dari Middleware adalah agar layanan jaringan yang ada dapat berdiri sendiri secara independen, agar dapat terjadi transparansi pada jaringan yang ada, serta selalu dapat diakses kapanpun.
Middleware memiliki 3 pelayanan. Berikut adalah layanan-layanan yang disediakan oleh Middleware:
1. Layanan Aplikasi berupa akses ke jaringan seperti monitoring dan layanan database dalam bentuk SQL.
2. Layanan sistem terdistribusi yang berupa komunikasi antar program dan manajemen data.
3. Layanan Manajemen Middleware berupa pengontrolan aplikasi yang berada pada lingkungan terdistribusi guna mencapai kinerja yang maksimal.
Nama : Suryo Prabowo Widodo
NPM : 11107644
Kelas : 4KA14
Senin, 17 Januari 2011
SEJARAH TELEMATIKA
Telekomunikasi adalah cara mengirimkan pesan dari tempat yang satu ke tempat lain, yang dilakukan secara dua arah (timbal balik). Telekomunikasi meliputi komunikasi jarak jauh, dalam hal ini diantaranya adalah komunikasi data dalam jaringan komputer, TV, telpon, radio, telegraf/telex dan fax. Informatika berasal dari bahasa Inggris, yaitu Informatics. Informatika adalah ilmu yang mencakup proses analisa, merancang dan mengimplementasi software dan memilih hardware yang kompatibel dengan suatu aplikasi dengan prinsip logika dan teknik algoritma yang memasukkan problem dari dunia nyata ke dalam bentuk solusi.
Tahun 1978 diperkenalkanlah sebuah istilah baru oleh Simon Nora dan Alain Minc di bukunya L'informatisation de la Societe, bahasa tersebut adalah Telematika. Kata Telematika berasal dari bahasa Perancis, yaitu telematique yang dibentuk dari penyatuan kata telekomunikasi dan informatika. Telematika adalah industri yang saling terkait dengan menggunakan komputer dalam suatu sistem telekomunikasi. Contoh dari Telematika adalah Internet.
Telematika biasanya digunakan dalam beberapa bidang, seperti:
- Integrasi sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). ICT sendiri adalah ilmu yang berhubungan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan memakai peralatan telekomunikasi.
- Secara umum, telematika juga digunakan pada teknologi GPS (Global Positioning System) sebagai bagian komunikasi yang sering berpindah-pindah (mobile communication technology).
- Secara spesifik, telematika digunakan dalam bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics)
Perkembangan Telematika di Indonesia terbagi dalam tiga periode, yaitu :
- Periode Rintisan (1070-an sd akhir tahun 1980-an)
Tahun 1970-an adalah awal mula dari zaman informasi. Sayangnya Indonesia tidak mengikuti perkembangan telematika dikarenakansumber daya listrik yang terbatas serta sedikitnya perhatian dari masyarakat dan pemerintah. Tahun 1980-an terjadi perubahan yang sangat drastis. Hal ini dibuktikan engan Swasembada pangan yang dicapai Indonesia di tahun 1984 yang berdampak pada penggunaan teknologi informasiyang dibuktikan dengan adanya teleconference setiap 1 bulan sekali di stasiun tv pertama di Indonesia, yaitu TVRI (Televisi Republik Indonesia). Di dalamnya terdapat dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan petani yang berada di luar jakarta.
- Periode Pengenalan
Pada tahun 1990-an telematika mengalami kemajuan yang dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang menggunakannya. Dimulai dengan adanya radio amatir yang sedang populer saat itu di Indonesia. Tahun 1994 masyarakat Indonesia diperkenalkan dengan sesuatu yang baru yang bernama Internet. IPTEKnet adalah provider ISP (Internet Service Provider) yang pertama kali berdiri di Indonesia yang kemudian disusul oleh INDOnet yang bersifat lebih komersil.
- Periode Aplikasi
Awal tahun 2000, pemerintah Indonesia mulai menanggapi perkembangan telematika yang dituangkan dalam sebuah Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI) dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) situnjuk sebagai badan yang mengatur dan melaksanaan semua usaha yang berhubungan dengan telematika. Dirjen Aptel bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.
Nama : Suryo Prabowo Widodo
NPM : 11107644
Kelas : 4KA14
Kamis, 25 November 2010
TEKNOLOGI PADA TELEMATIKA
Pengertian antarmuka (interface) adalah layanan yang telah ada pada sistem operasi yang bertujuan untuk menjadi jembatan antara user dengan sistem operasi. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) dan Graphical User Interface(GUI).
Command Line Interface (CLI)
CLI adalah model interaksi antara user dengan sistem operasi melalui text-terminal dimana text terminal merupakan jembatan penghubung interaksi tersebut. Untuk melakukan interaksi dengan sistem operasi, user harus mengetikkan perintah menggunakan text dengan mengetikkannya pada baris-baris tertentu.
Graphical User Interface (GUI)
GUI adalah tampilan antarmuka yang digunakan oleh sistem operasi untuk berinteraksi dengan user. Tampilan antarmuka GUI dapat berupa ikon, gambar, menu, grafik, ataupun menggunakan "pointing device" seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI biasa disebut dalam istilah konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
1. Berbasis Ad-hoc
LAN nirkabel adalah jaringan tanpa kabel dimana untuk melakukan koneksi atau transaksi pertukaran data dari komputer yang satu ke komputer yang lainnya menggunakan frekuensi radio yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.
Berikut adalah tabel perbandingan standar WLAN 802.11, 802.11a, 802.11b, 802.11g
Terminal adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan komputer yang lainnya dengan komputer Host untuk melakukan pertukaran data.
Dari kemampuan pemrosesan yang dimiliki, terminal dapat dibagi menjadi 3 kelas yaitu :
1. Intelligent Terminal
Pada kelas ini terminal dapat diprogram oleh user dan biasanya hanya terdiri dari memory utama dan CPU. Selain itu, intelligeny terminal juga dapat diprogram oleh pengguna.
2. Smart Terminal
Pada kelas ini teminal memiliki kemampuan untuk memproses serta memiliki memory didalamnya. Terminal pada kelas ini tidak dapat diprogram oleh user karena terminal pada kelas ini hanya dapat diprogram oleh pabrik/vendor pembuat terminal tersebut.
3. Dumb Terminal (Non Intelligent Terminal)
Terminal pada kelas ketiga ini tidak memiliki kemampuan untuk memproses, namun memiliki fungsi lain yaitu sebagai alat untuk input dan output pada komputer. Karena tidak memiliki kemampuan untuk memproses, maka terminal pada kelas ini hanya menggunakan processor pada komputer untuk memproses data. Terminal pada kelas ketiga ini pun tidak dapat diprogram oleh user.
CHRISOPRAS ARISTA SELANNO (10107384)
Kelas 4 KA 14
Kamis, 11 November 2010
Arsitektur dan Service pada Telematika
Pada arsitektur terdapat tiga elemen utama, yaitu:
- Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, yaitu arsitektur yang berisi tentang keterhubungan fasilitas komunikasi didalam suatu sistem yang ada, dimana didalamnya terdapat informasi yang berpindah dari seseorang ke orang yang lain sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku didalam sistem tersebut.
- Arsitektur data, yaitu membentuk dan menentukan pengorganisasian data untuk menciptakan sebuah informasi yang akurat dan dapat diakses oleh user ataupun aplikasi yang memerlukan data tersebut.
- Arsitektur sistem pemrosesan, yaitu memberikan standar teknis untuk hardware komputer, software aplikasi dan lingkungan sistem operasi, yang diperlukan untuk menangani persyaratan pemrosesan informasi dan menjamin bahwa perlengkapan dan software dari sekumpulan penyalur akan bekerja sama.
Salah satu bentuk dari distributed processing adalah arsitektur client-server. Client-server adalah cara untuk membagi atau mengirimkan informasi dan mendistribusikan aplikasi ke dalam pihak klien dan pihak server. Komponen client terkadang disebut sebagai front-end, sedangkan komponen server disebut sebagai back-end. Komponen client dari mempunyai tugas untuk menerima masukan yang berupa data dari pengguna aplikasi tersebut menggunakan teknologi pemrosesan yang selanjutnya dikirim ke server, biasanya berupa request sebuah layanan yang dimiliki oleh server. Server akan mendapatkan request client dimana akan langsung diproses dan mengembalikan pemrosesan yang telah selesai kepada client. Client mendapatkan informasi dari pemrosesan data yang telah diolah oleh server dan memberikan tampilan tersebut kepada pengguna melalui aplikasi yang berinteraksi dengan user.
Berikut ini adalah model-model arsitektur yang ada:Arsitektur Mainframe
Arsitektur ini berupa komputer pusat (host) yang memiliki informasi yang sangat besar serta memori, processor dan media penyimpanannya serta memiliki ukuran yang sangat besar dan dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Mainframe berisifat pararel yaitu informasi akan diberikan kepada user1 lalu dilanjutkan kepada user2 dan seterusnya hingga informasi tersebut kembali ke user1. Perpindahan ini tidak akan dirasakan oleh user. Semua sumber daya yang diperlukan terminal dilayani oleh komputer host. Model ini berkembang pada akhir tahun 1980-an.
Arsitektur File Sharing
Arsitektur File Sharing adalah dimana file-file disimpan dalam sedia penyimpanan server yang dapat diakses kapanpun oleh pengguna. Arsitektur ini memiliki kekurangan dalam hal pengaksesan yang banyak terhadap server yang membuat transfer data menjadi lambat. Arsitektur File Sharing digunakan pada tahun 1990-an.
Arsitektur Client/Server
Arsitektur Client/Server memiliki kelebihan dimana query data yang dikirimkan ke server dapat dilayani lebih cepat karena yang ditransfer bukanlah file, tetapi berupa query. RPC (Remote Procedure Calls) memegang peranan penting padaarsitektur ini.Client server dapat dibedakan menjadi dua, yaitu model Two-tier dan Three-tier.
1. Model Two-tier
Pada arsitektur ini, interface terdapat pada desktop dan sistem manajemen database dimana server menyediakan data ataupun keperluan dari banyak client yang memerlukan layanan dari server. Pengolahan informasi dibagi antara lingkungan antarmuka sistem dan lingkungan server manajemen database. Penyimpanan prosedur dan trigger telah didukung oleh manajemen database server.
Arsitektur two-tier menekankan Database Server dipindahkan ke mesin yang terpisah di belakang firewall yang membuat keamanan ganda sehingga para pengguna akan merasa lebih aman. Arsitektur Two-Tier membutugkan biaya yang cukup besar dan mempunyai arsitektur yang sangat kompleks. Asitektur Two-tier terdiri dari tiga komponen yang disusun menjadi dua lapisan : client (yang meminta serice) dan server (yang menyediakan service). Tiga komponen tersebut yaitu :
- User Interface.
- Manajemen Proses.
- Database.
2. Model Three-tier
Arsitektur Three-Tier dibuat untuk menyempurnakan Model Two-Tier dimana didalamnya terdapat kelemahan-kelemahan dan diperbaiki pada Model Three-Tier ini. Model Three-Tier terdapat satu layer tambahan yang biasa disebut sebagai Middle Tier yang berada diantara user interface tier dan database tier. Middle-Tier terdiri dari bussiness logic dan rules yang menjadi perantara antara query user dengan database yang membuat program aplikasi tidak dapat mengakses query langsung ke database server namun harus melalui tahapan-tahapan dan aturan-aturan yang ada pada Middle-Tier. Model Middle-Tier ini membuat beban database server berkurang. Server-server dapat ditambah apabila jumlah pengguna bertambah tanpa perlu mengubah struktur yang ada. MTS (Microsoft Transaction Server) dan MIDAS adalah contoh software yang digunakan sebagai Middle-Tier.
Layanan telematika melputi:
1. Layanan Informasi
Layanan informasi menyatukan sistem komunikasi dengan berbagai macam alat untuk memberikan informasi kepada user.
2. Layanan Keamanan
Layanan Keamanan berisikan tentang sebuah layanan yang memantau dan memberikan sebuah peringatan apabila informasi tidak sesuai dan apabila terjadi penyalahgunaan informasi dimana dapat mengurangi resiko dari penyalahgunaan informasi.
3. Layanan Context-Aware dan Event-base
Layanan ini berisi tentang kepekaan suatu network untuk berinteraksi dengan lingkungan yang berada disekitarnya berupa kumpulan parameter yang relevan dari user dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter yamg ada. Beberapa konteks yang dapat digunakan yaitu data dasar user, lokasi user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang rapat maka context-aware pada handphone user akan menyimpulkan bahwa user sedang sibuk dengan rapat dan akan menolak semua panggilan telepon yang tidak berhubungan dengan rapat tersebut.
Nama : Suryo Prabowo Widodo
NPM : 11107644
Kelas : 4 KA 14
Jumat, 28 Mei 2010
berhutang Tidak Selalu Buruk
Setiap keluarga tinggal di atas panggung di sebuah teluk. Ketika seorang anak lelaki sudah tumbuh dewasa, dia akan berdiri di tepi panggungnya dan memanggil. Gadis yang dicintainya akan memanggilnya kembali. Lalu pemuda itu akan membangun sebuah jembatan dari panggungnya menuju panggung si gadis.
Jika keluarga si pemuda menyukai si gadis, mereka akan membantu membangun jembatan itu. Kedua rumah mereka akan digabungkan dan kedua keluarga akan menjadi satu.
Pada suatu hari, seorang pemuda terapung mendengar bisikan dari atas cakrawala. Bisikan itu datang dari seorang gadis yang tinggal nun jauh di sana. Mereka saling memanggil dalam kurun waktu yang lama. Mereka memutuskan untuk menikah.
Keluarga si pemuda bilang tidak. Gadis itu berasal dari kalangan yang berbeda dan terlalu jauh. Tapi si pemuda bersikeras. Ia mulai membangun jembatan menuju cakrawala. Ia menggali dalam ke dasar laut untuk membangun fondasi yang kuat.
Keluarganya tidak membantu. Kata mereka, tradisi menikahi tetangga memberikan kekuatan pada komunitas mereka.
Mereka menamakan jembatan si pemuda “Jembatan Bisikan“. Mereka menyuruhnya berhenti membangunnya. Namun si Pemuda tidak peduli. Ia membangun jembatan itu selama delapan tahun.
Ketika jembatan selesai, ia bertemu dengan gadis yang berbisik dari cakrawala. Mereka pun menikah di atas jembatan istimewa itu.
Tahun berikutnya, badai besar datang menghantam. Badai itu memusnahkan rumah panggung kaum terapung.
Namun jembatan bisikan itu tetap tegar !
Dan begitulah pula dengan kita. Benda yang membutuhkan waktu lama untuk membangunnya akan membutuhkan waktu lama pula untuk memusnahkannya.
Melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan itu memang sulit. Tapi setelah ia tuntas, maka tidak bisa lagi dibuyarkan. Untuk memastikan agar tradisi lama tetap bisa mempertahankan kekuatannya, maka ubahlah.
(Mutiara Kebijakan Timur, oleh C.F. Wong)
Kunci-Kunci Sukses
Bagi saya, cerita di atas sangat mengesankan. Maknanya sangat dalam. Dalam cerita itu, andapun dapat menangkap makna-makna yang luar biasa.
Bagi anda yang menginginkan kesuksesan bisnis, maka cerita jembatan cina kuno itu, harusnya memberi anda inspirasi dan semangat. Dalam cerita itu, terkandung kunci-kunci sukses yang abadi.
Kunci-kunci itu tak terbantahkan. Ia telah berulang kali digunakan oleh semua (semua!) orang sukses. Tak peduli orang-orang sukses tersebut tadinya miskin, cacat, didiskriminasi, bodoh, mau bunuh diri, atau bagaimana pun.
Kunci-kunci itu telah menolong mereka. Kunci-kunci yang sama akan terus menolong siapa saja yang benar-benar ingin sukses.
Apa saja kunci-kunci sukses dalam cerita itu? Saya menemukan ada tiga yang utama:
1. Tujuan yang jelas.
2. Berani merubah tradisi
3. Kesabaran tiada akhir.
1. Tujuan yang jelas.
Tujuan sang pemuda jelas. Ia harus menghubungkan rumahnya dengan rumah gadis idamannya dengan sebuah jembatan.
Sang pemuda tahu, jembatan itu panjang. Maka ia membangun jembatan yang sangat kuat. Karenanya, jembatan itu harus dibangun dengan fondasi yang sangat dalam ke dasar laut. Perhitungan tepat. Jembatan itu tahan dihantam badai.
Tujuan jelas sangat penting dalam bisnis. Inilah awal semua cerita bisnis. Apakah tujuan anda berbisnis? Apakah uang dan kekayaan melimpah? Atau Kedudukan terhormat? Popularitas? Atau pembuktian diri? Atau apa?
Saya menawarkan, buatlah tujuan bisnis anda adalah : Memberi manfaat besar bagi sesama dengan menggunakan kekayaan berlimpah. Jadi, berbisnis itu memang untuk kaya. Punya uang dan kekayaan melimpah. Tapi uang dan kekayaan itu hanya alat. Alat untuk memberi manfaat untuk sesame.
Jadi, buat penghasilan anda Rp. 5 milyar per bulan. Maka anda dapat membangun rumah sakit gratis, sekolah gratis, beasiswa, investasi bisnis kecil, dan sebagainya. Pokoke tujuan anda adalah memberi manfaat bagi sesama. Dengan begitu hidup anda akan tenang dan bahagia.
Otak anda akan bekerja sesuai tujuan anda. Bila tujuan anda Rp. 100 juta, maka otak anda akan bekerja di tingkat Rp. 100 juta itu. Coba tetapkan tujuan Rp. 1 juta, maka otak anda akan bekerja sepersepuluhnya. Karenanya, tetapkan tujuan bisnis tinggi. Dengan itu, otak dan tindakan anda akan mengikuti.
Setelah menetapkan tujuan, berhati-hatilah pada pada Pencuri Mimpi. Pencuri Mimpi adalah orang-orang yang berusaha mencuri tujuan anda. Mereka menghalangi anda. Mereka melemahkan semangat anda. Mereka mengatakan masalah dan resiko yang akan anda hadapi. Mereka juga memberi gambaran kegagalan anda.
Bila anda menuruti kata mereka, saya pastikan anda akan berhenti. Sang pemuda Cina akan berhenti membangun jembatan ketika ia mendengar kata-kata keluarganya untuk berhenti dan hanya mencari istri dari tetangganya saja. Keluarga sang pemuda telah berusaha menjadi pencuri mimpi. Untung sang pemuda tak mendengarkannya.
Pernahkan anda ingin kenalan dengan gadis/pria yang menarik bagi anda? Begitu anda mau bergerak, anda mendengar suara-suara negatif di benak anda. Anda ikuti suara negatif itu. Anda pasti berhenti bergerak.
Anda paling-paling cuma memandangnya dari kejauhan. Anda bayangkan betapa enaknya bisa kenalan. Tapi anda masih tidak bergerak. Tapi begitu anda berpikir : “Saya akan mengenalnya. Apapun yang terjadi. Malu, malu dah.“ Jreng anda pun bertindak.
2. Berani Merubah Tradisi
Sang pemuda Cina hidup dalam suatu tradisi. Menikah dengan tetangga. Tapi ia tidak mau menerima tradisi itu. Ia merubahnya. Ia menginginkan sesuatu yang tidak biasa.
Karena itu, ia jadi orang luar biasa. Meski untuk itu, ia harus membayar harganya. Tidak didukung keluarga dalam kerja besarnya.
Dalam hidup banyak tradisi. Misalnya sekolah tinggi, dapat kerja bagus. Banyak orang yang ingin bisnis tapi tidak berani merubah tradisi itu. Akhirnya keingingan itu terpendam dan hilang. Mereka menyerah pada tradisi. Mereka memilih jadi orang biasa-biasa saja.
Pilihannya ada pada anda. Apakah anda benar-benar mau mencapai tujuan anda di atas. Bila benar-benar mau, maka anda harus membayar harganya.
Harga tujuan mengikuti tujuannya. Bila tujuan anda rendah, maka harganya juga rendah. Bila tujuan anda tinggi, maka harganya juga tinggi.
Bila anda ingin pendapatan Rp.100 juta per bulan, anda tidak mungkin mendapatkannya dengan menjadi karyawan. Anda harus berbisnis. Meski dengan begitu anda harus berjuang merubah banyak tradisi. Terutama tradisi dalam pikiran anda sendiri.
Dalam diri setiap manusia, ada hambatan mental. Apakah bentuknya keraguan, ketakutan, kurang percaya diri, dan sebagainya. Ketika hambatan mental ini muncul, maka anda pasti jadi orang yang kendur semangat dan takut menghadapi resiko. Anda cenderung mundur ke belakang.
Untuk mengatasi masalah ini, anda harus fokus pada tujuan anda. cara praktis, anda teriakkan tujuan anda berulang kali. Sang pemuda Cina pun begitu. Keraguan dan ketakutan menghampirinya. Tapi ia fokus pada tujuannya. Keinginannya menikah dengan gadis pujaan, membakar lagi semangatnya.
Cara kedua, ingatlah bila anda menyerah anda harus memulai berjuang dari awal. Itu kondisi yang lebih buruk daripada meneruskan perjuangan.
Cara ketiga, ingatlah bahwa semua hal buruk itu pasti berlalu. Betapa susahnya pun anda sekarang, semua kesusahan itu akan berlalu. Anda akan mengenang kesusahan itu sebagai hal yang indah.
Cara keempat, berkumpullah dengan orang-orang yang sudah sukses mengatasi hambatan mental dalam dirinya. Bergaul dengan orang yang pantang menyerah akan berpengaruh pada diri anda.
Cara kelima, bacalah kisah-kisah hidup orang-orang sukses. Pelajari apa sih rahasia mereka.
Cara keenam, lihat sekeliling anda. Cari orang-orang gagal. Perhatikan hidup mereka yang menderita. Ingatlah bila anda tidak mau menderita seperti mereka, anda harus berbuat yang berbeda dengan mereka.
3. Kesabaran Tiada Akhir.
Sang Pemuda membangun jembatannya selama 8 tahun. Itu berarti ia bekerja keras selama itu. Ia juga harus mengatasi keluarganya yang merintangi. Dan yang terpenting, ia harus mengatasi keraguan dalam dirinya sendiri.
Sang pemuda Cina sukses. Kesuksesan yang ia raih karena ia BERSABAR TIADA AKHIR.
Ia sabar bekerja. Ia sabar menahan rintangan orang tua. Ia sabar mengatasi masalah-masalah teknis pembangunan jembatan. Ia sabar menanti kekasihnya. Sang kekasih pun sabar menantinya. Apa yang terjadi bila sang pemuda tidak sabar? Ia akan mengubur tujuannya!!! Ia akan mencari gadis tetangga saja. Dengan begitu, ia hanya perlu membangun jembatan pendek. Itupun dibantu keluarganya.
Itulah yang terjadi dengan para pebisnis yang tidak sabar. Berbagai masalah yang ia hadapi membuatnya menyerah berusaha. Akhirnya ia kubur mimpinya.
Banyak orang yang telah mulai bisnis, lalu berhenti ketika masalah timbul. Ketika bisnisnya turun, keluarga tidak mendukung, bisnis banyak pesaing, konsumen mengeluh, suplayer curang, dan sebagainya mereka berhenti. Bukannya berpikir dan bertindak untuk mengatasinya. Duh,…
Saya punya seorang teman yang tidak sabaran. Bisnisnya terus berganti. Suatu kali ia buka konveksi. Eh, tiga bulan berikutnya, ia ganti bisnis jadi agen asuransi. Belum dua bulan, ia ganti lagi jadi bisnis aquarium. Tidak lama berselang, ia beralih ke bisnis multimedia.
Saya katakana padanya: “Bila anda tidak sabar dalam satu bidang bisnis, anda tidak akan sukses. Sabar dan atasi masalah”. Semoga saja ia melakukannya.
Bersabar memang berat. Tapi tidak bersabar, jauh lebih berat. Ketika anda berhenti berusaha mencapai tujuan anda, anda harus memulai lagi dari awal. Selain itu, makin sering anda berhenti berusaha mencapai tujuan, maka lama-lama tujuan anda akan turun.
Misalnya tujuan awal anda adalah Rp. 100 juta per bulan. Bisnis anda adalah voucher pulsa. Anda sudah berusaha tapi belum berhasil. Anda pun memutuskan berhenti. Nah, ketika anda akan berbisnis lagi, anda pasti menurunkan tujuan anda. “Sudah terbukti Rp. 100 juta tidak bisa dicapai. Karena itu tujuan saya sekarang adalah Rp. 50 juta.“
Duh,… satu kegagalan membuat tujuan turun 50%. Apalagi bila harus gagal seperti Thomas Alva Edison. Ia gagal 10.000 kali. Untungnya, Edison bersabar. Tujuannya tidak berubah. Ia harus menemukan logam yang tepat untuk bola lampunya.
Bersabar yang benar harus cerdas. Apa artinya? Bila satu cara untuk mencapai tujuan gagal, maka bersabarlah untuk melakuan cara lain yang berbeda. Bila anda masih berpikir dengan cara yang sama, maka pasti tindakannya juga sama. Bila tindakan anda sama, maka pasti hasilnya juga sama. Itulah sebabnya bersabar harus cerdas. Artinya terus berpikir cara-cara lain yang berbeda untuk mendapat hasil yang berbeda.
Disinilah letak penting kreatifitas dalam bersabar. Bila anda bersabar tapi tidak kreatif, maka anda akan seperti keledai yang jatuh berulang kali di lubang yang sama.
Anda akan gagal berulang kali, tapi anda tidak belajar dari kegagalan itu. Kegagalan anda jadi tidak ada artinya. Anda jadi benar-benar gagal. Orang sabar, harus cerdas. Jadilah kreatif.
Orang sabar dan kreatif akan mendapat hasil yang berbeda dari orang biasa. Bisnisnya akan berkembang lebih baik. Sabar membuat mereka tenang menghadapi masalah. Kreatif membuat mereka bisa terus menemukan solusi berbagai masalah yang terjadi.
Cara Menjadi Sukses
Setiap keluarga tinggal di atas panggung di sebuah teluk. Ketika seorang anak lelaki sudah tumbuh dewasa, dia akan berdiri di tepi panggungnya dan memanggil. Gadis yang dicintainya akan memanggilnya kembali. Lalu pemuda itu akan membangun sebuah jembatan dari panggungnya menuju panggung si gadis.
Jika keluarga si pemuda menyukai si gadis, mereka akan membantu membangun jembatan itu. Kedua rumah mereka akan digabungkan dan kedua keluarga akan menjadi satu.
Pada suatu hari, seorang pemuda terapung mendengar bisikan dari atas cakrawala. Bisikan itu datang dari seorang gadis yang tinggal nun jauh di sana. Mereka saling memanggil dalam kurun waktu yang lama. Mereka memutuskan untuk menikah.
Keluarga si pemuda bilang tidak. Gadis itu berasal dari kalangan yang berbeda dan terlalu jauh. Tapi si pemuda bersikeras. Ia mulai membangun jembatan menuju cakrawala. Ia menggali dalam ke dasar laut untuk membangun fondasi yang kuat.
Keluarganya tidak membantu. Kata mereka, tradisi menikahi tetangga memberikan kekuatan pada komunitas mereka.
Mereka menamakan jembatan si pemuda “Jembatan Bisikan“. Mereka menyuruhnya berhenti membangunnya. Namun si Pemuda tidak peduli. Ia membangun jembatan itu selama delapan tahun.
Ketika jembatan selesai, ia bertemu dengan gadis yang berbisik dari cakrawala. Mereka pun menikah di atas jembatan istimewa itu.
Tahun berikutnya, badai besar datang menghantam. Badai itu memusnahkan rumah panggung kaum terapung.
Namun jembatan bisikan itu tetap tegar !
Dan begitulah pula dengan kita. Benda yang membutuhkan waktu lama untuk membangunnya akan membutuhkan waktu lama pula untuk memusnahkannya.
Melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan itu memang sulit. Tapi setelah ia tuntas, maka tidak bisa lagi dibuyarkan. Untuk memastikan agar tradisi lama tetap bisa mempertahankan kekuatannya, maka ubahlah.
(Mutiara Kebijakan Timur, oleh C.F. Wong)
Kunci-Kunci Sukses
Bagi saya, cerita di atas sangat mengesankan. Maknanya sangat dalam. Dalam cerita itu, andapun dapat menangkap makna-makna yang luar biasa.
Bagi anda yang menginginkan kesuksesan bisnis, maka cerita jembatan cina kuno itu, harusnya memberi anda inspirasi dan semangat. Dalam cerita itu, terkandung kunci-kunci sukses yang abadi.
Kunci-kunci itu tak terbantahkan. Ia telah berulang kali digunakan oleh semua (semua!) orang sukses. Tak peduli orang-orang sukses tersebut tadinya miskin, cacat, didiskriminasi, bodoh, mau bunuh diri, atau bagaimana pun.
Kunci-kunci itu telah menolong mereka. Kunci-kunci yang sama akan terus menolong siapa saja yang benar-benar ingin sukses.
Apa saja kunci-kunci sukses dalam cerita itu? Saya menemukan ada tiga yang utama:
1. Tujuan yang jelas.
2. Berani merubah tradisi
3. Kesabaran tiada akhir.
1. Tujuan yang jelas.
Tujuan sang pemuda jelas. Ia harus menghubungkan rumahnya dengan rumah gadis idamannya dengan sebuah jembatan.
Sang pemuda tahu, jembatan itu panjang. Maka ia membangun jembatan yang sangat kuat. Karenanya, jembatan itu harus dibangun dengan fondasi yang sangat dalam ke dasar laut. Perhitungan tepat. Jembatan itu tahan dihantam badai.
Tujuan jelas sangat penting dalam bisnis. Inilah awal semua cerita bisnis. Apakah tujuan anda berbisnis? Apakah uang dan kekayaan melimpah? Atau Kedudukan terhormat? Popularitas? Atau pembuktian diri? Atau apa?
Saya menawarkan, buatlah tujuan bisnis anda adalah : Memberi manfaat besar bagi sesama dengan menggunakan kekayaan berlimpah. Jadi, berbisnis itu memang untuk kaya. Punya uang dan kekayaan melimpah. Tapi uang dan kekayaan itu hanya alat. Alat untuk memberi manfaat untuk sesame.
Jadi, buat penghasilan anda Rp. 5 milyar per bulan. Maka anda dapat membangun rumah sakit gratis, sekolah gratis, beasiswa, investasi bisnis kecil, dan sebagainya. Pokoke tujuan anda adalah memberi manfaat bagi sesama. Dengan begitu hidup anda akan tenang dan bahagia.
Otak anda akan bekerja sesuai tujuan anda. Bila tujuan anda Rp. 100 juta, maka otak anda akan bekerja di tingkat Rp. 100 juta itu. Coba tetapkan tujuan Rp. 1 juta, maka otak anda akan bekerja sepersepuluhnya. Karenanya, tetapkan tujuan bisnis tinggi. Dengan itu, otak dan tindakan anda akan mengikuti.
Setelah menetapkan tujuan, berhati-hatilah pada pada Pencuri Mimpi. Pencuri Mimpi adalah orang-orang yang berusaha mencuri tujuan anda. Mereka menghalangi anda. Mereka melemahkan semangat anda. Mereka mengatakan masalah dan resiko yang akan anda hadapi. Mereka juga memberi gambaran kegagalan anda.
Bila anda menuruti kata mereka, saya pastikan anda akan berhenti. Sang pemuda Cina akan berhenti membangun jembatan ketika ia mendengar kata-kata keluarganya untuk berhenti dan hanya mencari istri dari tetangganya saja. Keluarga sang pemuda telah berusaha menjadi pencuri mimpi. Untung sang pemuda tak mendengarkannya.
Pernahkan anda ingin kenalan dengan gadis/pria yang menarik bagi anda? Begitu anda mau bergerak, anda mendengar suara-suara negatif di benak anda. Anda ikuti suara negatif itu. Anda pasti berhenti bergerak.
Anda paling-paling cuma memandangnya dari kejauhan. Anda bayangkan betapa enaknya bisa kenalan. Tapi anda masih tidak bergerak. Tapi begitu anda berpikir : “Saya akan mengenalnya. Apapun yang terjadi. Malu, malu dah.“ Jreng anda pun bertindak.
2. Berani Merubah Tradisi
Sang pemuda Cina hidup dalam suatu tradisi. Menikah dengan tetangga. Tapi ia tidak mau menerima tradisi itu. Ia merubahnya. Ia menginginkan sesuatu yang tidak biasa.
Karena itu, ia jadi orang luar biasa. Meski untuk itu, ia harus membayar harganya. Tidak didukung keluarga dalam kerja besarnya.
Dalam hidup banyak tradisi. Misalnya sekolah tinggi, dapat kerja bagus. Banyak orang yang ingin bisnis tapi tidak berani merubah tradisi itu. Akhirnya keingingan itu terpendam dan hilang. Mereka menyerah pada tradisi. Mereka memilih jadi orang biasa-biasa saja.
Pilihannya ada pada anda. Apakah anda benar-benar mau mencapai tujuan anda di atas. Bila benar-benar mau, maka anda harus membayar harganya.
Harga tujuan mengikuti tujuannya. Bila tujuan anda rendah, maka harganya juga rendah. Bila tujuan anda tinggi, maka harganya juga tinggi.
Bila anda ingin pendapatan Rp.100 juta per bulan, anda tidak mungkin mendapatkannya dengan menjadi karyawan. Anda harus berbisnis. Meski dengan begitu anda harus berjuang merubah banyak tradisi. Terutama tradisi dalam pikiran anda sendiri.
Dalam diri setiap manusia, ada hambatan mental. Apakah bentuknya keraguan, ketakutan, kurang percaya diri, dan sebagainya. Ketika hambatan mental ini muncul, maka anda pasti jadi orang yang kendur semangat dan takut menghadapi resiko. Anda cenderung mundur ke belakang.
Untuk mengatasi masalah ini, anda harus fokus pada tujuan anda. cara praktis, anda teriakkan tujuan anda berulang kali. Sang pemuda Cina pun begitu. Keraguan dan ketakutan menghampirinya. Tapi ia fokus pada tujuannya. Keinginannya menikah dengan gadis pujaan, membakar lagi semangatnya.
Cara kedua, ingatlah bila anda menyerah anda harus memulai berjuang dari awal. Itu kondisi yang lebih buruk daripada meneruskan perjuangan.
Cara ketiga, ingatlah bahwa semua hal buruk itu pasti berlalu. Betapa susahnya pun anda sekarang, semua kesusahan itu akan berlalu. Anda akan mengenang kesusahan itu sebagai hal yang indah.
Cara keempat, berkumpullah dengan orang-orang yang sudah sukses mengatasi hambatan mental dalam dirinya. Bergaul dengan orang yang pantang menyerah akan berpengaruh pada diri anda.
Cara kelima, bacalah kisah-kisah hidup orang-orang sukses. Pelajari apa sih rahasia mereka.
Cara keenam, lihat sekeliling anda. Cari orang-orang gagal. Perhatikan hidup mereka yang menderita. Ingatlah bila anda tidak mau menderita seperti mereka, anda harus berbuat yang berbeda dengan mereka.
3. Kesabaran Tiada Akhir.
Sang Pemuda membangun jembatannya selama 8 tahun. Itu berarti ia bekerja keras selama itu. Ia juga harus mengatasi keluarganya yang merintangi. Dan yang terpenting, ia harus mengatasi keraguan dalam dirinya sendiri.
Sang pemuda Cina sukses. Kesuksesan yang ia raih karena ia BERSABAR TIADA AKHIR.
Ia sabar bekerja. Ia sabar menahan rintangan orang tua. Ia sabar mengatasi masalah-masalah teknis pembangunan jembatan. Ia sabar menanti kekasihnya. Sang kekasih pun sabar menantinya. Apa yang terjadi bila sang pemuda tidak sabar? Ia akan mengubur tujuannya!!! Ia akan mencari gadis tetangga saja. Dengan begitu, ia hanya perlu membangun jembatan pendek. Itupun dibantu keluarganya.
Itulah yang terjadi dengan para pebisnis yang tidak sabar. Berbagai masalah yang ia hadapi membuatnya menyerah berusaha. Akhirnya ia kubur mimpinya.
Banyak orang yang telah mulai bisnis, lalu berhenti ketika masalah timbul. Ketika bisnisnya turun, keluarga tidak mendukung, bisnis banyak pesaing, konsumen mengeluh, suplayer curang, dan sebagainya mereka berhenti. Bukannya berpikir dan bertindak untuk mengatasinya. Duh,…
Saya punya seorang teman yang tidak sabaran. Bisnisnya terus berganti. Suatu kali ia buka konveksi. Eh, tiga bulan berikutnya, ia ganti bisnis jadi agen asuransi. Belum dua bulan, ia ganti lagi jadi bisnis aquarium. Tidak lama berselang, ia beralih ke bisnis multimedia.
Saya katakana padanya: “Bila anda tidak sabar dalam satu bidang bisnis, anda tidak akan sukses. Sabar dan atasi masalah”. Semoga saja ia melakukannya.
Bersabar memang berat. Tapi tidak bersabar, jauh lebih berat. Ketika anda berhenti berusaha mencapai tujuan anda, anda harus memulai lagi dari awal. Selain itu, makin sering anda berhenti berusaha mencapai tujuan, maka lama-lama tujuan anda akan turun.
Misalnya tujuan awal anda adalah Rp. 100 juta per bulan. Bisnis anda adalah voucher pulsa. Anda sudah berusaha tapi belum berhasil. Anda pun memutuskan berhenti. Nah, ketika anda akan berbisnis lagi, anda pasti menurunkan tujuan anda. “Sudah terbukti Rp. 100 juta tidak bisa dicapai. Karena itu tujuan saya sekarang adalah Rp. 50 juta.“
Duh,… satu kegagalan membuat tujuan turun 50%. Apalagi bila harus gagal seperti Thomas Alva Edison. Ia gagal 10.000 kali. Untungnya, Edison bersabar. Tujuannya tidak berubah. Ia harus menemukan logam yang tepat untuk bola lampunya.
Bersabar yang benar harus cerdas. Apa artinya? Bila satu cara untuk mencapai tujuan gagal, maka bersabarlah untuk melakuan cara lain yang berbeda. Bila anda masih berpikir dengan cara yang sama, maka pasti tindakannya juga sama. Bila tindakan anda sama, maka pasti hasilnya juga sama. Itulah sebabnya bersabar harus cerdas. Artinya terus berpikir cara-cara lain yang berbeda untuk mendapat hasil yang berbeda.
Disinilah letak penting kreatifitas dalam bersabar. Bila anda bersabar tapi tidak kreatif, maka anda akan seperti keledai yang jatuh berulang kali di lubang yang sama.
Anda akan gagal berulang kali, tapi anda tidak belajar dari kegagalan itu. Kegagalan anda jadi tidak ada artinya. Anda jadi benar-benar gagal. Orang sabar, harus cerdas. Jadilah kreatif.
Orang sabar dan kreatif akan mendapat hasil yang berbeda dari orang biasa. Bisnisnya akan berkembang lebih baik. Sabar membuat mereka tenang menghadapi masalah. Kreatif membuat mereka bisa terus menemukan solusi berbagai masalah yang terjadi.
Cara menjadi Produktif
1. Menyusun Rencana
Ada ungkapan yang mengatakan ”If you fail to plan, you plan to fail”. Apabila Anda menjalani hari Anda tanpa ada gambaran apa yang harus dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya, Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda bertanya ”Apa yang harus saya kerjakan sekarang ya?”. Rencana memberikan peta apa yang ada dihadapan Anda hari itu. Alokasikan sedikit waktu untuk menyusun rencana sehingga Anda bisa mengelompokkan tugas-tugas yang sesuai dan memberikan prioritas serta waktu pengerjaannya.
Susunlah rencana di pagi hari atau hari sebelumnya. Anda bisa mulai dari catatan kecil saja atau bahkan menyusunnya di kepala untuk sekedar memberikan sinyal kepada otak mengenai apa yang harus Anda selesaikan hari itu.
Gunakan strategi yang cerdas dalam menyusun rencana. Kapan biasanya Anda merasa energi Anda tinggi, baik mental maupun fisik? Buat saya biasanya waktu antara jam 10:00 sampai 12:00 adalah saat dimana saya sedang ”on fire”. Disaat itu saya manfaatkan untuk memulai atau menyelesaikan tugas-tugas dengan prioritas tinggi. Waktu yang tersisa biasanya saya gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dengan prioritas lebih rendah.
Rencana tidak bersifat kaku dan selalu terbuka untuk adjustment kapanpun. Jangan lupa untuk menyisipkan waktu untuk istirahat. Pada prinsipnya, Anda melakukan manajemen diri untuk Anda sendiri. Belajar mengelola waktu adalah latihan yang bagus untuk disiplin diri.
2. Fokus
Seringkali dalam bekerja kita membiarkan diri kita larut dalam beberapa pekerjaan sekaligus, istilahnya multi-tasking. Mungkin Anda mencoba menyenangkan boss Anda dengan mengiyakan semua permintaannya, tapi tanpa Anda sadari sebenarnya Anda justru membebani diri Anda dengan stress dan belum tentu juga apa yang Anda kerjaan akan berkualitas bagus.
Mengerjakan dua hal pada saat bersamaan bukan saja membagi perhatian Anda tetapi juga membuat Anda kurang fokus yang akibatnya butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Fokus dalam bekerja membuat kita lebih produktif dan mengurangi beban stress. Buat skala prioritas apabila Anda harus menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam kurun waktu yang bersamaan.
3. Hindari Interupsi
Dua hal dalam dunia kerja sekarang ini yang menjadi sering menjadi sumber interupsi adalah: telepon dan email. Tentu saja interupsi ini tidak bisa dihindari tetapi gunakan keahlian Anda dalam manajemen diri untuk menanganinya:
- Jawab telepon dari orang-orang yang berkepentingan saja pada saat Anda sedang fokus bekerja. Apabila Anda harus terpaksa menjawab, usahakan waktunya seminimal mungkin. Anda bisa menelepon balik ketika Anda sudah agak bebas.
- Cek email disaat-saat tertentu saja. Okay, ini tentunya sangat berat. Anda bisa coba. Apabila tidak mungkin, usahakan untuk tidak menjawab semua email tiap kali itu datang. Jawablah email yang berkaitan dengan pekerjaan Anda saat itu dan hindari multi-tasking.
